Prepare for Independent Life

Cap Tangan Peduli Autis

Ibu Hj. Septina Primawati Rusli, MM. Memberi Dukungan Kepada Anak Autis.

Asian Autism Games

Kontingen Pekanbaru Lab School saat memperkuat team Indonesia.

Pameran Karya Autistik

Pameran Karya Anak-anak Autis di Pekanbaru.

Wisata Sumatra Barat

Kegiatan wisata di Sumatra Barat.

Autism Awareness Day

Naila Agnesia Riyanti saat tampil dalam peringatan Hari Autis Sedunia.

Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Event. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Juni 2023

Fakultas Psikologi Magister Psikologi Sains Maranatha Mengadakan Program Pengabdian Kepada Masyarakat di Yayasan Pekanbaru Lab School

 

Pemberian cenderamata oleh Bapak Joseph Triyadi, S. Psi., OT (R) kepada Bapak Zakaria Eka Sahputra Sembiring, S. Th.

Program Studi Magister Psikologi Sains Universitas Kristen Maranatha Bandung mengadakan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) kelompok swadana yang diselenggarakan sejak 9 Mei – 22 Juni 2023 di Yayasan Pekanbaru Lab School. Kegiatan yang diketuai oleh Ibu Dr. Jacqueline Mariae Tjandraningtyas, S.Psi., M.Si. psikolog dengan anggota pelaksana: Deci Tanner dari Surabaya, Megia Raspati Br. Ginting dari Pekanbaru, Ratnasari Desi dari Jambi, Widiyono dari Pekanbaru, dan Zakaria Eka Sahputra Sembiring, memberikan layan konseling gratis untuk karyawan, guru, dan orang tua siswa Pekanbaru Lab School.  

Program konseling yang diberikan dimaksudkan untuk membantu konseli (klien) dalam memahami kemampuan diri sendiri dalam memecahkan berbagai masalah. Metode pelaksanaan konseling dilaksanankan dengan dua moda: tatap muka dan daring (online). Konseling tatap muka dilakukan oleh mahasiswa yang berdomisili di Pekanbaru, sedangkan metode daring dilakukan oleh mahasiswa yang berasal dari luar kota Pekanbaru. Masing-masing peserta mendapatkan tiga sesi konseling.

Pak Joseph Triyadi, S. Psi., OT (R), selaku sekretaris yayasan, yang menerima perwakilan mahasiswa, mengucapkan terima kasih kepada Fakultas Psikologi Universitas Kristen Maranatha Bandung dan mahasiswa, atas program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan di yayasan Pekanbaru Lab School. Yayasan dan sekolah terbantu oleh program ini, terutama pengurus, guru, dan orang tua yang mendapatkan program ini. “Kiranya program ini bisa terus berlanjut” pungkasnya.

Di waktu yang bersamaan, Bapak Zakaria, salah satu mahasiswa peserta program pengabdian kepada masyarakat juga menyampaikan terima kasih kepada Pekanbaru Lab School yang sudah bersedia bermitra dan kepada fakultas yang sudah memfasilitasi program ini. “Terima kasih untuk Pekanbaru Lab School yang memberikan ruang untuk saya mengabdi kepada masyarakat dalam layanan psikologi. Semoga kerjasama ini dapat memberi dampak yang baik bagi keluarga besar PLS” kata Zaka.

Di waktu yang terpisah, salah satu orang tua yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa dirinya dan keluarga merasa tertolong dengan adanya program konseling ini. Permasalahan yang selama ini dihadapi oleh dirinya dan anak, bisa mendapatkan jalan keluar. “Kalau bisa, saya mau nambah sesi konseling untuk anak saya” katanya lagi.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian cenderamata dari Pekanbaru Lab School kepada pelaksana kegiatan, yang diwakilkan oleh tiga mahasiswa yang berdomisili di Pekanbaru.  

Pertemuan pertama tim Pengabdian Kepada Masyarakat dengan mitra

 

Kamis, 14 April 2022

Perekaman dan Pencetakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA) Siswa Pekanbaru Lab School

 

Pekanbaru Lab School Turut Serta Menyukseskan Pencanangan Gerakan Bersama Untuk Penyandang Disabilitas Melalui Pendataan, Perekaman, dan Penerbitan Dokumen Kependudukan Guna Membangun Masyarakat Inklusif di Provinsi Riau dan Se Wilayah 1 Sumatra. 

Siswa Pekanbaru lab School bersama kepala sekolah, pejabat dari DPMD Dukcapil Provinsi Riau dan Disdukcapil dari 12 kabupaten/kota, dan ketua LPAI Provinsi Riau.


Di gedung Tengku Maharatu Rintis Pekanbaru (14/04/2022) siswa-siswi dan guru Pekanbaru Lab School hadir dalam rangka merekam dan menerima dokumen kependudukan berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Identitas Anak (KIA). 

Acara ini terselenggara berkat kerjasama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Staf Ahli kepresidenan, dan Disdukcapil di Wilayah 1 Sumatra. Di Provinsi Riau, acara dipusatkan di Pekanbaru, bersinergi antara DPMD Dukcapil Provinsi Riau, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Riau, Disdukcapil dari 12 kabupaten/ kota dan anak-anak disabilitas dari berbagai sekolah, salah satunya Pekanbaru Lab School. Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan Amanat Undang-Undang No 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Undang-Undang No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan menyatakan bahwa setiap penduduk mempunyai hak untuk memperoleh dokumen kependudukan, terkhusus bagi penyandang disabilitas.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH., MH. menyatakan bahwa pendataan, perekaman, dan pencetakan dokumen kependudukan untuk warga disabilitas ditargetkan 100% harus tercapai.

Ketua umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Profesor Dr. Seto Mulyadi, S. Psi., M. Si., psikolog yang akrab disapa Kak Seto menyatakan bahwa LPAI mendukung gerakan ini dalam rangka memenuhi hak asasi setiap orang di bidang Administrasi Kependudukan tanpa diskriminasi pelayanan publik yang profesional. “Gerakan bersama bagi penyandang disabilitas ini merupakan sinergisitas bersama untuk mewadahi penyandang disabilitas untuk mendapat layanan pendataan kependudukan. Ini merupakan pekerjaan besar bagi semua instansi dan masyarakat, gerakan afirmatif yang bertujuan khusus untuk memberikan dokumen kependudukan bagi yang kesulitan akses. Kita harus memastikan para penyandang disabilitas mendapatkan seluruh dokumen kependudukan” Kak Seto menambahkan.

Selain dihadiri oleh pejabat Disdukcapil se Provinsi Riau, acara ini juga dihadiri anak-anak disabilitas yang melakukan perekaman KTP dan KIA. Secara simbolis, serentak di 10 Provinsi, diserahkan KTP dan KIA kepada anak disabilitas. Di Riau KTP dan KIA diserahkan kepada 20 anak disabilitas. Anak-anak terlihat senang dan antusias mendapatkan dokumen kependudukan, yang diserahkan langsung oleh kepala-kepala dinas yang hadir. Kegembiraan semakin lengkap tatkala dibagikan juga goodybag kepada anak-anak.

Ihsanul Khulqi bersama Kepala Dinas PMD Dukcapil Provinsi Riau, Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, dan Kepala Disdukcapil Kota Dumai.


Nickcool menerima Kartu Identitas Anak yang diserahkan oleh Kepala Disdukcapil Kota Dumai.


Kepala Sekolah Pekanbaru Lab School bersama Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Riau, dan rekan-rekan kepala sekolah luar biasa. 



Kepala Sekolah Pekanbaru Lab School bersama siswa penerima dokumen kependudukan, orangtua/ wali murid, serta LPAI Provinsi Riau.






















Jumat, 08 April 2022

SAMBUTAN KAK SETO


PERINGATAN HARI AUTIS SEDUNIA 
PEKANBARU LAB SCHOOL 2022


Sambutan Profesor Dr. Seto Mulyadi, S. Psi., M. Si. Psikolog dalam acara Peringatan Hari Autis Sedunia yang diselenggarakan oleh Pekanbaru Lab School, 2 April 2022
 

HARI AUTIS SEDUNIA 2022, PEKANBARU LAB SCHOOL GELAR WALK FOR AUTISM DAN PERFORMANCE ART

  

Pekanbaru lab School Menggelar Walk for Autism dan Performance Art

Dalam rangka memperingati Hari Autis Sedunia 2022, Pekanbaru Lab School menggelar acara Walk for Autism dan Performance Art anak autis yang diselenggarakan di lingkungan sekolah Pekanbaru Lab School. Acara yang merupakan agenda rutin tahunan itu didedikasikan untuk para anak berkebutuhan khusus, seperti penyandang autisme dan sahabat autis dengan disabilitas lainnya. Tanggal 2 April diperingati sebagai Hari Autis Sedunia. Hari ini diperingati untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memahami, menerima dan mendukung orang dengan autisme. Dukungan ini diharapkan bisa membantu orang dengan autisme untuk mengoptimalkan potensi diri mereka.

Acara terbatas yang dihadiri oleh ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Provinsi Riau, Bunda Esther, anak-anak autis siswa Pekanbaru Lab School, orangtua, mahasiswa, guru, dan sahabat anak autis di Pekanbaru, diawali dengan jalan santai di lingkungan sekolah dengan membagikan balon kepada masyarakat sebagai sosialisasi dan tanda kepedulian terhadap anak autis. Dan sebagai puncaknya digelar Performance Art yang menampilkan bakat anak autis yang meliputi: menyanyi, menari, membaca puisi, pembacaan ayat suci Al Qur’an, dan fashion show. Pada acara ini juga dipamerkan hasil karya anak autis seperti kerajinan tangan dan lukisan.

Professor Dr. H. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si., Psikolog, atau yang akrab dipanggil Kak Seto, yang juga ketua umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), dalam sambutannya secara online untuk anak-anak autis di Riau, terkhusus anak autis di sekolah Pekanbaru Lab School, beliau menyampaikan bahwa anak autis memang berbeda. Namun bukan berarti tidak berprestasi. Cukup banyak anak autis berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Sekali lagi saya mengucapkan Selamat Hari Autis Sedunia, semoga anak-anak autis senantiasa mendapatkan haknya, untuk tumbuh dan berkembang secara lebih optimal.

Senada dengan sambutan Kak Seto, Kak Widi selaku pimpinan Pekanbaru Lab School menyampaikan bahwa anak-anak autis, masing-masing mempunyai potensi yang harus digali dan dikembangkan sesuai bakat dan minatnya. “Mari kita jalin kerjasama antara sekolah, guru, orangtua, dan semua pihak dalam mempersiapkan jalan anak-anak untuk menggapai prestasi tertinggi” pungkasnya 


Jalan santai yang diikuti oleh anak-anak autis, guru, orangtua, mahasiswa, dan sahabat anak autis.
 

Doa Pembukaan yang dibawakan oleh Indra Saputra, S.Psi.

 

Pimpinan Pekanbaru Lab School dengan berbincang dengan tamu undangan dari RS. Hermina Pekanbaru.


Hasil Karya anak-amal Autis berupa: Lukisan dan Kerajinan tangan dari barang bekas dan rajutan.

    

Pembacaan Ayat Suci Al Qur’an oleh Sulthan Naqshaband Asyiri dengan saritilawah Naila Agnesia Rianti


Ketua Panitia Peringatan Autism Awareness Day Pekanbaru 2022, Oda Hotma Setyarini yang sedang memberikan sambutan

 

Sambutan pimpinan Pekanbaru Lab School, Widiyono Javawinthsa

   

Sambutan dari Bunda Esther, selaku Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Riau

 

Tampilan menyanyi solo oleh Ihsanul Khulqi


 Sambutan dari Prof. Khairul selaku perwakilan dari orangtua murid Pekanbaru Lab School


Pemotongan tumpeng oleh pimpinan Pekanbaru Lab School, didampingi oleh ketua LPAI Prov Riau, prof. Khairul, dan tamu undangan

  

PenampilanTari Tor-tor yang dibawakan oleh: Zaidi, Ines, Nizam, Joshua, Sulthan, Jessen, Jessmin, dan Rafiq.

 

Naila Agnesia Rianti saat menyanyi



Penyerahan piagam penghargaan dari Pekanbaru Lab Shool yang diberikan langsung oleh Pimpinan untuk Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Provinsi Riau yang diterima oleh ketua, Bunda Esther dan RS. Hermina yang diterima oleh ibu Evi Mira Savitri. 



Penyerahan goodybag dari RS. Hermina untuk anak-anak autis di Pekanbaru Lab School



Tari Zikir Putri yang bawakan oleh Zaidi, Joshua, Jessen, Jessmin, Sulthan, dan Nizam



Sambutan Ibu Evi Mira Savitri dari RS Hermina Pusat



Zaidi yang membawakan puisi yang berjudul “Ibu”



Nizam saat memperagakan busana yang terbuat dari barang bekas koran



Rafiq Adi Gusti saat memperagakan baju dari barang bekas



Ihsan dan Ines terlihat kompak saat berduet menyanyi


Sabtu, 23 Mei 2020

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H / 2020

Keluarga besar Pekanbaru Lab School mengucapkan:
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2020

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum.

Semoga Allah menerima (puasa) dan menjadikan kita kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang-orang yang mendapatkan kemenangan.

Rabu, 27 Maret 2019

Riau AutFest 2019, Festival Anak Autis Terbesar Akan Kembali Digelar

Pekanbaru Lab School bekerjasama dengan Tribun Pekanbaru akan kembali mengadakan Festival Anak Autis berskala Nasional dengan tajuk Riau AutFest 2019. Riau AutFest 2019 diadakan di Pekanbaru, 6 April 2019 bertempat di Gedung Daerah Provinsi Riau.
Anak-anak Autis akan unjuk kebolehan dalam event ini dalam berbagai penampilan, baik seni maupun budaya.
Riau AutFest 2019 tahun ini akan diisi dengan berbagai kegiatan, ada Perfomance Arts, Cap Tangan Peduli Autis, Apresiasi Insan Peduli Autis, Beasiswa Anak Autis, Tanda Tangan Peduli Autis, dan  Merangkai Pohon Harapan.
Arts Performance akan diisi dengan  berbagai tampilan seni seperti menyanyi solo dan group, baca puisi, hafalan Al Qur'an, tari-tarian, solo gitar, solo piano, group perkusi, drama musikal, pameran lukis dan hasil karya anak Autis. Talenta-talenta luar biasa lainnya juga akan turut ditampilkan, seperti: Kalender hidup, map hidup, kalkulator hidup, dan talenta luar biasa lainnya.
Apresiasi juga akan diberikan oleh panitia untuk Insan yang peduli Anak Autis dan juga untuk anak autis berprestasi. Tahun ini, panitia menyediakan 3 penghargaan untuk insan peduli autis dan 10 penghargaan untuk anak autis berprestasi. Beasiswa juga akan dipersiapkan untuk 30 anak autis dari keluarga kurang mampu.
Kemudian, event ini akan dimeriahkan juga oleh musisi lintas budaya yang ada di Indonesia. Otda Hotma Setya Rini selaku ketua panitia Riau Autfest 2019  menjelaskan, bahwa dalam event ini akan banyak pejabat pemerintah yang akan diundang untuk memberi dukungan dan menyukseskan Event anak Autis terbesar ini.

Jumat, 04 Mei 2018

RIAU AUTFEST 2018

Pekanbaru Lab School bekerjasama dengan Tribun Pekanbaru mengadakan Festival Anak Autis berskala Nasional dengan tajuk Riau AutFest 2018. Riau AutFest 2018 diadakan di Pekanbaru, 22 April 2018 bertempat di Gedung Daerah Provinsi Riau.
Hadir pada acara Riau AutFest, Bapak Rahmad Yusuf, SA., SE., M. Ed. (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus), Bapak Arist Merdeka Sirait (Komnas Perlindungan Anak Indonesia), Ibu DR. Imaculatta Umiyati, S.Pd. M. Si (Bunda Autis Indonesia dan juga anggota Yayasan Autis Indonesia), Plt Gubernur Riau yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau (Ibu Dra. Hj. Mimi Yuliani Nazir, Apt, MM.), Kapolda Riau yang diwakili oleh Direktur RS. Bhayangkara (Dr. Khodijah, MM.), Ibu Dra. Hj. Septina Primawati, MM. (Ketua DPRD Provinsi Riau), dan Plt. Walikota Pekanbaru yang diwakili Assisten II Bidang Perekonomian (Ibu El Sabrina).

























Riau AutFest 2018 diisi dengan berbagai kegiatan:

 1. FESTIVAL SENI ANAK AUTIS

































2. APRESIASI ANAK AUTIS BERBAKAT




3. APRESIASI INSAN PEDULI AUTIS





3. CAP TANGAN: KAMI PEDULI AUTIS











Ayo kita dukung anak autis lebih berprestasi!!

Keterangan lebih lanjut hubungi:
0852 7844 8004
0811 7678 004
0821 7368 0004

Atau klik http://bit.ly/pekanbarulabschool


Cari Blog Ini

Mengenai Saya

Foto saya
Pekanbaru, Riau, Indonesia
Sekolah khusus Pekanbaru Lab School berdiri pada tanggal 7 Mei 2010. Visi Pekanbaru Lab School ini adalah sebagai wadah pendidikan khusus dan layanan khusus sehingga semua mendapatkan hak layanan pendidikan dan kesempatan tumbuh dan berkembang secara maksimal. Pekanbaru Lab School mempunyai beberapa divisi, yaitu: 1) Sekolah Khusus, 2) Sekolah Kesetaraan, 3) Life Skill & Keaksaraan, 4) Taman Bacaan Masyarakat, 5) Governess & Shadow Teacher dan 6) Divisi Asrama. Penanganan pendidikan khusus dan layanan khusus yang diberikan di Pekanbaru Lab School bersifat holistik dan terintegrasi sehingga kemampuan anak bisa dikembangkan secara optimal.Pekanbaru Lab School adalah sekolah nasional yang sudah terakreditasi B. Mari kita dukung anak-anak mendapatkan layanan pendidikan terbaik sehingga mampu menggapai prestasi tertinggi dengan kemandirian hidup dan berkembangnya bakat dan minat secara maksimal.

Translate